>Bail-out bank Century: ada 58 indikasi pelanggaran

>Jumat, 29/01/2010 09:29 WIB
10 Keganjilan Bank Century Versi Golkar
Amanda Ferdina – detikNews

Jakarta – Fraksi Partai Golkar di DPR menyatakan ada pelanggaran dalam kasus Bank Century. Setidaknya ada 58 indikasi pelanggaran yang terjadi, mulai dari merger, Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) hingga masalah bailout.

Semua pelanggaran itu dirangkum dalam '10 Keganjilan Bank Century versi Partai Golkar' yang dipaparkan dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (28/1/2010).

1. Bank Century sebenarnya sudah tidak layak merger, namun tetap dipaksakan.

2. Pengawasan atas bank hasil merger tidak maksimal. Bank Indonesia (BI) seharusnya sudah memasukkan Bank Century dalam kategori bank dalam pengawasan khusus sejak Oktober 2005.

3. Aturan rasio kecukupan modal (CAR) yang diubah dari 8 persen menjadi 0 persen hanya agar Bank Century mendapatkan kucuran dana melalui skema FPJP.

4. Bailout Bank Century sebesar Rp 6,7 triliun dilakukan dengan alasan agar tidak menimbulkan dampak sistemik jika Bank Century ditutup. Padahal BI tidak menggunakan ukuran-ukuran yang jelas tentang apa yang dimaksud dengan dampak sistemik.

5. Opsi bailout melalui skema penyertaan modal sementara oleh LPS pada hakikatnya menggunakan uang negara. Sebab, modal awal LPS sebesar Rp 4 triliun berasal dari APBN. Dalam pasal 81 ayat 2 UU LPS, secara jelas disebutkan "Kekayaan LPS merupakan aset negara yang dipisahkan."

6. Informasi tentang kondisi CAR Bank Century tidak aktual, sehingga keputusan yang diambil tentang besaran dana untuk bailout berbeda secara tajam dari semula Rp 689 miliar menjadi Rp 6,7 triliun.

7. Ada kerancuan dalam dasar hukum yang digunakan untuk melakukan bailout Bank Century. Perppu tentang jaringan pengaman sektor keuangan yang menjadi dasar menolong Bank Century telah ditolak DPR untuk menjadi UU sementara kucuran dana tetap terjadi. Pemerintah bersikeras dasar hukum bailout adalah UU tentang LPS. Jadi ada atau tidak ada perppu, ditolak atau diterima, Bank Century tetap akan diselamatkan berdasarkan UU LPS.

8. Pengucuran FPJP yang dilakukan BI kepada Bank Century sebesar Rp 689 miliar penuh dengan masalah. Misalnya, penyerahan dokumen jaminan yang dilakukan setelah dana dikucurkan, jumlah jaminan berupa aset kredit yang diserahkan di bawah 150 persen serta kualitas aset kredit yang ternyata disandarkan pada agunan berupa deposito yang berpotensi merugikan negara bila Bank Century akhirnya berstatus bank gagal.

9. Terjadi penyalahgunaan dana FPJP justru saat Bank Century berada di bawah pengawasan khusus BI pada periode 6 November 2008 hingga dinyatakan bailout pada 20-21 November 2008. Dana FPJP yang totalnya Rp 689 miliar digunakan pemilik Bank Century untuk menutupi penyimpangan-penyimpangan yang sebelumnya dilakukan.

10. Terjadi penarikan dana oleh pihak-pihak yang mestinya masuk dalam daftar negatif Bank Indonesia pasca bailout. Dengan demikian berarti dana tersebut disedot dari penyertaan modal sementara LPS yang akhirnya membengkak dari kebutuhan awal Rp 689 miliar jadi Rp 6,7 trilun.

(amd/nvc)

>Mega Proyek Indonesia

>http://mauritsalbert.wordpress.com/2010/01/28/mega-proyek-indonesia/

Mega proyek Indonesia

Indonesia merupakan anggota G-20 yang merupakan kelompok 19 negara dengan perekonomian besar di dunia ditambah dengan Uni Eropa. Indonesia juga merupakan salah satu negara besar di dunia dengan jumlah penduduk yang besar dan kekayaan alam melimpah. Walau didera krisis ekonomi, Indonesia mulai bangkit. Kini pembangunan di Indonesia tidak kalah dengan negara-negara lain. Indonesia bahkan memiliki mega proyek kelas dunia. Beberapa mega proyek yang sudah jadi adalah jembatan Suramadu dan Indoor Theme Park terbesar di dunia, Trans studio. Beberapa proyek akan menyusul. Ada yang masih dalam perencanaan dan ada juga yang sudah dalam tahap penyelesaian. Diantara mega proyek tersebut, yaitu:

Surabaya Sport Center (SSC)

Surabaya segera akan memiliki kompleks olahraga supermegah dengan fasilitas superlengkap. Proyek bernama Surabaya Sport Center (SSC), yang memakan dana Rp 440,2 miliar, dijadwalkan selesai paling lambat Desember 2009 ini. Berlokasi di kawasan Benowo, Surabaya Barat, kompleks itu terdiri atas sebuah stadion utama berkapasitas 50 ribu penonton, sebuah stadion indoor berkapasitas 10 ribu penonton, dan sebuah masjid. Nanti kompleks tersebut juga direncanakan memiliki stadion atletik dan sirkuit.

Perpustakaan Universitas Indonesia (UI)

Indonesia akan memiliki perpustakaan termodern, terbesar dan terindah di dunia yang akan berlokasi Universitas Indonesia (UI) Depok di areal seluas 2,5 hektar. Lokasi bangunan berada di tepi danau Kenanga Universitas Indonesia dan berjarak sekitar 100 meter dari gedung rektorat. Gedung perpustakaan ini akan memiliki luas bangunan 30.000 m2 serta terdiri atas delapan lantai. Gedung berlantai delapan ini dirancang tahan gempa dan ramah lingkungan. Kebutuhan energi menggunakan sumber terbarukan yakni energi matahari (solar energy) selain itu di dalam gedung tidak diperbolehkan menggunakan plastik. Pembangunan gedung delapan lantai ini ditargetkan selesai Desember 2009 dengan anggaran sekitar Rp 100 miliar. Januari tahun depan diharapkan perpustakaan ini sudah bisa dibuka untuk civitas UI dan juga masyarakat umum. Pembangunan perpustakaan ini merupakan salah satu upaya UI menuju World Class University dan masuk ranking 100 besar perguruan tinggi terbaik di dunia.

Menara Jakarta

Jakarta akan segera memiliki salah satu menara tertinggi di dunia yang dinamakan “menara Jakarta”. Proyek Menara Jakarta yang sebelumnya terhenti akibat badai krisis moneter, akan kembali dilanjutkan kembali. Proyek Menara Jakarta akan kembali dibangun pengerjaan konstruksi pada Januari 2010. Pembangunan Menara Jakarta yang menelan anggaran Rp 5 triliun ini ditargetkan rampung 2012 mendatang. Menara Jakarta setinggi 558 meter ini nantinya akan mengalahkan Oriental Pearl Tower, Shanghai, setinggi 460 meter, KL Tower di Malaysia 421 meter, dan CN Tower di Kanada setinggi 533 meter. Dan tak kalah penting, Menara Jakarta akan dijadikan sebagai pusat jaringan telekomunikasi dan multimedia dengan data center dan disaster recovery center. Menara Jakarta juga akan dijadikan sebagai traffic control dan pusat jaringan fiber optik di Jakarta. Menara ini juga akan memiliki restoran berputar, yang menarik lagi dari Menara Jakarta adalah bentuk kaki tiang menara yang memiliki bentuk tiga kaki yang menopang hingga ke atas. Bentuk semacam ini hanya satu-satunya di dunia untuk gedung-gedung pencakar langit. Jika telah selesai dibangun, Menara Jakarta ini akan menjadi icon kebanggaan bangsa Indonesia dan menjadi menara telekomunikasi dan broadcasting tertinggi di dunia.

Jembatan Selat sunda

Jembatan Selat Sunda adalah salah satu proyek besar pembuatan jembatan yang melintasi Selat Sunda sebagai penghubung antara Pulau Jawa dengan Pulau Sumatera
Jembatan Selat Sunda ini akan menjadi jembatan terpanjang pertama di dunia yang dibangun dengan bentang tengah sampai 2.200 meter. Perkiraan biaya investasi yang dibutuhkan untuk pembangunan JSS sekitar Rp 100 triliun. Pembangunan proyek JSS membutuhkan waktu minimal 10 tahun. Kalau tahun 2012 sudah mulai dibangun rencananya jembatan sudah dibuka tahun 2022. Pada jembatan tersebut akan dibuat enam lajur kendaraan, masing-masing tiga lajur dalam satu ruasnya. Jembatan selebar 60 meter ini juga dilengkapi dua jalur pejalan kaki dan jalur darurat. Tak hanya itu, jembatan ini juga akan dilengkapi dua rel kereta. Jembatan rencananya akan berada pada 70 meter di atas permukaan laut, dan melewati tiga pulau-pulau kecil di selat itu, yaitu Pulau Prajurit, Ular, dan Sangiang. Ini merupakan jembatan dengan panjang 29 kilometer yang akan menjadi jembatan terpanjang di dunia.

Reaktor Nuklir Muria

Indonesia merencanakan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Muria, Jateng. Pegunungan Muria dianggap paling memenuhi syarat sebagai tempat berdiri dan beroperasinya PLTN. Selain karena aman dari gempa, daerah Muria juga sangat dekat dengan sumber air (Laut Jawa) yang dibutuhkan untuk mendinginkan reaktor nuklir. Pembangunan PLTN Muria akan dimulai 2012 dan siap diresmikan 2016 dengan total anggaran Rp 30 triliun. Diharapkan pada 2015-2016 PLTN Muria ini sudah bisa beroperasi dengan kapasitas 1.000 Mwat Elektic dengan investasi US$ 1.500-1.800 per KWh. PLTN membutuhkan uranium dan Indonesia memiliki dua tambang uranium, yaitu tambang Remaja-Hitam dan tambang Rirang-Tanah Merah. Kedua tambang uranium tersebut terletak di Kalimantan Barat. Jika sudah dibangun PLTN Muria akan mampu mengatasi krisis energi listrik yang saat ini sedang dialami negara kita. PLTN Muria yang rencananya memiliki enam reaktor nuklir dengan masing-masing berdaya 600 MW atau totalnya 3600 MW, akan sedikit mampu mengurangi krisis energi listrik terutama Jaringan Jawa-Madura-Bali (Jamali). Jika Indonesia memiliki PLTN, maka Indonesia juga akan masuk ke dalam jajaran segelintir negara elite nuklir dunia tapi nuklir Indonesia akan digunakan hanya untuk tujuan damai.

Coastarina

Di Pulau Batam akan dibangun pulau-pulau buatan yang menyerupai peta dunia terbesar di dunia mengalahkan perumahan di Dubai. Perumahan di pantai ini dikembangkan menjadi pusat hunian dengan suasana tepi laut. Sebagian areanya diperoleh dari hasil reklamasi. Site plan-nya dirancang bak lagoon raksasa yang bagian tengahnya ditata menyerupai peta dunia dengan miniatur berbagai benua: Asia, Amerika, Eropa, Afrika, dan Antartika. Coastarina merupakan terobosan konsep pemukiman, yang terinspirasi oleh Palm Islands di Dubai, UAE.
Di Coastarina, akan dibangun total 1.000 rumah di kawasan total 150 hektar (25 hektar termasuk taman dan fasilitas umum). Di sana, juga ada Okarina Taman Rekreasi dengan food court, kafe dan restoran, Taman Air, dinding raksasa, dan permainan air. Coastarina mega proyek ini akan selesai dalam 6 tahun dan total investasi diperkirakan menjadi 60 – 80 juta USD atau sekitar Rp. 570 M / Rp 760 M. MURI (Museum Rekor Indonesia) memberikan penghargaaan kepada Coastarina untuk papan tulisan terbesar di Indonesia, perumahan yang terletak di bibir pantai Batam itu akan mencatatkan dua rekor lagi untuk pembangunan bola dunia paling besar dan peta dunia terbesar di dunia.

Center Point Of Indonesia

Makassar akan memiliki kawasan super megah sebagai pusat bisnis, wisata dan pendidikan yang dinamakan Center Point Of Indonesia. Center Point Of Indonesia dibangun di kawasan dengan luas total 600 hektar itu akan terdapat bangunan bangunan menjulang tinggi, pusat bisnis dan pemerintahan, kawasan hiburan, hotel hotel kelas dunia yang dilengkapi dengan lapangan golf dengan view ke laut lepas dan pemandangan menakjubkan ke pulau pulau di Teluk Makassar. Di kawasan ini juga akan dibangun Istana kepresidenan yang selama ini hanya berada di Jawa dan Bali. Istana ini nantinya berada di atas laut. Di kawasan CPI juga akan dibangun Masjid Termegah di Asia, sekelas Taj Mahal di India. Ada juga The Makassar Notradamus, yaitu taman 1000 patung Pahlawan Indonesia. Masih di lokasi yang sama, Makassar juga akan membangun Public Space atau area publik terluas di Dunia. Di lapangan nan luas ini, akan terdapat banyak kawasan hijau, tempat bermain, taman bunga, tempat beristrahat, dan tentunya pantai buatan. Di sekitar kawasan ini juga akan terdapat Waterfront dan Marinas.
Center Point Of Indonesia akan dilengkapi dengan dua jalan layang selebar masing masing 40 meter, waterway, monorail dan busway. Monorail di CPI akan menghubungkan kawasan megah ini ke Pusat Kota Makassar, hingga ke Bandara International Sultan Hasanuddin. Jika proyek ini benar benar terwujud maka Makassar akan melampaui Jakarta dalam hal mewujudkan angkutan Mass Rapit Transport idaman itu.
Center Point of Indonesia juga akan dilengkapi dengan sebuah menara yang menyerupai Oriental Pearl Tower di Shanghai. Menara setinggi 300 meter itu akan difasilitasi dengan dek anjungan berputar. Menara itu akan dibangun tepat di tengah tengah proyek CPI. Selain itu, Center Point of Indonesia akan memanjakan pengunjung karena sudah terintegrasi dengan Trans Studio Indoor Theme Park, karena akan dilewati oleh jalur Monorail. Nantinya beberapa pantai dan pulau-pulau buatan di CPI juga akan dihubungkan dengan kereta gantung (Gondola) terpanjang di Asia. Jika proyek ini selesai, maka Makassar akan melesat menjadi kota metropolitan modern dan terbesar kedua di Indonesia, melampaui Surabaya. Obsesi itu jugalah yang membuat Makassar bertekat untuk menjadi kota dunia di tahun 2030.

Sundial (jam matahari) Pontianak

Indonesia akan memiliki sundial atau jam matahari tertinggi di dunia jika sundial Pontianak jadi dibangun. Dari semua kota yang dilewati garis Khatulistiwa, hanya ada satu kota di dunia ini yang dibelah atau dilintasi secara persis oleh garis Khatulistiwa, yaitu Kota Pontianak. Pembangunan sundial di lokasi sekitar Tugu Khatulistiwa Pontianak diperkirakan menghabiskan biaya sebesar Rp76,6 miliar dengan lahan seluas 44,1 meter. Rencananya tugu tersebut akan dibangun dengan tinggi 71 meter, sehingga akan menjadikan Tugu Khatulistiwa sebagai sundial tertinggi di dunia. Pada lahan di sekitar sundial tugu akan dibangun sundial berukuran kecil sebanyak 17 buah. Angka 17 dan 71 diambil dari angka kelahiran Kota Pontianak. Untuk memperkuat ikon Pontianak sebagai Kota Khatulistiwa juga akan dibangun Twin Solar Telescope, Museum Galeri, Science Centre, kawasan komersial, Amphiteater, dan Convention di kawasan tugu tersebut.

Biak space port

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) akan mendirikan “space port” atau lokasi peluncuran roket pendorong satelit di Pulau Biak, Papua. Pulau Biak merupakan lokasi yang sangat strategis untuk penerbangan ke angkasa luar karena posisinya sangat dekat dengan garis katulistiwa. Pulau Biak berhadapan langsung dengan samudera luas sehingga proses peluncuran roket yang akan dilakukan diperkirakan tidak akan mengganggu negara lain. Jika roket pendorong satelit itu diluncurkan, serpihan atau benda-benda yang jatuh dari dari proses peluncuran itu akan jatuh ke laut, tidak mengenai negara lain, termasuk wilayah Indonesia. Selain itu, Pulau Biak juga terletak di di area ekuatorial (Posisinya hanya dua derajat dari garis katulistiwa) sehingga dorongan roket peluncur satelit lebih kuat dan mampu mengantar alat pemantauan di angkasa ke antariksa.

Terusan Sulawesi

Pada Musyawarah Sulawesi IV Enam gubernur se-Sulawesi menggagas pembangunan “Terusan Khatulistiwa” yang memotong leher Pulau Sulawesi. Kelak Pulau Sulawesi bakal terbagi dua, karena dipisahkan oleh laut di terusan yang akan diberi nama Terusan Khatulistiwa. Jika rencana tersebut benar-benar direalisasikan, maka terusan ini akan menjadi terusan ketiga di dunia, sebab saat ini baru ada dua terusan, yakni Terusan Suez di Mesir dan Terusan Panama di Amerika Tengah. Terusan Khatulistiwa ini bisa menjadi jalur laut internasional yang ramai dan akan memperpendek jarak transportasi laut dari wilayah timur Pulau Sulawesi menuju wilayah barat Indonesia, serta ke Filipina dan Malaysia.

Itu merupakan beberapa mega proyek di Indonesia disamping proyek-proyek lainnya yang akan menjadikan Indonesia sebagai negara maju di masa depan. Mega-mega proyek tesebut kelak akan menjadi kebanggaan besar bagi bangsa Indonesia. Giliran kita mengambil bagian untuk ikut serta memajukan negara Indonesia tercinta ini.

(Sumber: indonesiatop.blogspot.com)

>Yang ahli beneran yang mana nih? :P

>http://www.detiknews.com/read/2010/01/25/105500/1285305/10/roy-suryo-serang-rubyalamsyah-lewat-sms?991102605

Senin, 25/01/2010 10:55 WIB
Roy Suryo Serang Ruby Alamsyah Lewat SMS
Indra Subagja – detikNews


Jakarta – Roy Suryo menyerang ahli digital forensik Ruby Alamsyah melalui SMS. Pesan berantai itu diakui Roy, dia kirim kepada sejumlah wartawan dan polisi. Isinya mempersoalkan kapasitas Ruby yang muncul di TV.

“SMS Itu benar dari saya,” kata Roy saat dikonfirmasi melalui telepon, Senin (25/1/2010).

Isi SMS Roy itu berbunyi ‘Saya dengar Mabes Polri akan mempermasalahkan si Rb ZA yang selama ini mengaku-ngaku ahli IT Mabes Polri. Padahal bukan dan malah memperagakan cara-cara kriminal di TV?’

“Banyak yang tanya kepada saya, apakah saya kenal sama dia. Saya hanya berkata saya dengar namanya. Apakah dia ahli IT, saya nggak tahu benar apa enggak,” ujar Roy.

Roy menepis kabar bila tindakannya mengirim SMS itu dilandasi motif tertentu, atau karena iri akan kepiawaian Ruby, yang memegang sertifikat ahli forensik IT.

“Motivasi tidak ada, saya lewat SMS hanya tanya anak ini. Saya menyayangkan tindakan dia lewat TV,” elak Roy.

Jadi bukan karena ingin menekan Polri agar tidak lagi menggunakan bantuan Ruby? “Oooh nggak ada. Saya tidak menekan. Setahu saya memang tidak ada yang pernah saya dengar ada sertifikat internasional untuk menjadi saksi ahli,” kata anggota Komisi I DPR ini.

Roy menyatakan, statemennya soal Ruby hanya untuk meneruskan saja banyak pertanyaan dari masyarakat tentang kelakuannya yang mempertontonkan secara terbuka di TV tentang pembobolan menggunakan kartu bodong yang disebut Ruby sebagai ‘BB kasus Polda Metro Oktober 2009. “Karena setahu saya BB tidak boleh dibawa keluar,” ujar politisi PD ini.

Sementara itu, Ruby yang coba dikonfirmasi, mengaku sedang mengikuti rapat.
(ndr/iy)

~~~
Senin, 25/01/2010 12:38 WIB

Roy ‘Serang’ Ruby
Ruby Sangkal Pakai BB Polda Metro, Demo di TV Seizin Penyidik
Niken Widya Yunita – detikNews


facebook

<!–

–> Jakarta – Analis digital forensik Ruby Alamsyah membantah menggunakan barang bukti (BB) kejahatan yang dimiliki penegak hukum. Skimmer yang digunakannya untuk mendemonstasikan begitu mudahnya penjahat menarik uang ilegal dari ATM merupakan milik stasiun televisi yang mengundangnya.

“Saya tidak pernah mendemokan dengan BB penegak hukum siapa pun. Skimmer adalah milik media,” ujar Ruby saat dikonfirmasi, Senin (25/1/2010).

Ruby juga tak pernah menyatakan bahwa alat yang digunakannya merupakan BB Polda Metro Oktober 2009, sebagaimana yang disebut anggota Komisi I DPR Roy Suryo .

Ruby mengatakan, skimmer tersebut dibeli televisi yang mengundangnya dari sebuah mal di Jabotabek. Media tersebut hanya ingin mengecek apakah skimmer mudah dibeli dan mudah digunakan membobol.

Ruby juga menegaskan, sebelum diundang ke stasiun televisi, dia berkonsultasi ke penyidik Polda Metro Jaya. Penyidik itu pun membolehkan dirinya untuk memberi pelajaran kepada masyarakat tentang teknologi skimmer yang digunakan para bandit perbankan.

“Saya tanya ke beliau. Minta izin ke beliau dan disaksikan yang lain. Kata beliau boleh, agar masyarakat mendapat pembelajaran,” kata sarjana IT dari Universitas Gunadarma dan UI ini. (nik/nrl)

~~~
Senin, 25/01/2010 12:47 WIB
Sangkal Dipengaruhi Roy Suryo
Polri Khawatir Aksi Ruby Bobol ATM di TV Bisa Ditiru
Indra Subagja – detikNews


<!–

–> Jakarta – Polri melaporkan media yang menayangkan aksi ahli IT forensik Ruby Alamsyah membobol ATM ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Namun Polri menyangkal bila pelaporan karena ada pengaruh Roy Suryo.

“Saya menontonnya sendiri, tidak ada urusan dengan Roy Suryo. Kalau Roy keberatan itu urusan Roy,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang melalui telepon, Senin (25/1/2010).

Edward mengaku, Polri menyerahkan sepenuhnya soal tayangan itu ke KPI, apakah tayangan itu termasuk ke dalam edukasi seperti yang Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) sampaikan atau tidak.

“Kalau Komisi Penyiaran menyatakan tidak menyalahi ya tidak masalah. Saya serahkan ke KPI, rekaman televisinya kami rekam. Laporan saya lakukan secara lisan dan kami hanya menyebutkan di beberapa stasiun televisi ada siaran seperti itu,” terangnya.

Edward menilai, apa yang dilakukan Ruby dikhawatirkan bisa menjadi contoh bagi sekelompok orang untuk melakukan perbuatan seperti yang dilakukannya.

“Bagi orang tertentu itu baik, tapi bagi orang tertentu juga itu buat membobol. Kita melihat kepentingan masyarakat banyak. Itu seperti ada tindakan seperti mengajari,” imbuhnya.

Edward menambahkan, polisi saja belum tentu mau mempraktekkan tindakan seperti itu.

“Polisi tidak mengajari, masyarakat kan belum tentu memiliki kesadaran hukum tinggi. Kalau kita ceritakan bagaimana cara membobol bagaimana?” tutupnya.

Sebelumnya Roy Suryo mengaku telah mengirimkan SMS kepada sejumlah pihak yang mempertanyakan tindakan Ruby Alamsyah memeragakan penggunaan ATM bodong di televisi. Roy beranggapan semestinya Ruby tidak mempraktekkan cara penggunaan ATM bodong karena bisa dicontoh orang yang ingin berbuat jahat.

(ndr/iy)

>Ini yang bikin anggaran pasti mikirnya semua orang itu bodoh…

>

Jumat, 22/01/2010 09:35 WIB
Komputer Rp 16 Juta untuk Anggota DPR Terlalu Mahal
Irwan Nugroho – detikNews

Jakarta – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendapatkan fasilitas komputer senilai Rp 16,05 juta per unit. Harga komputer itu dinilai terlalu mahal dan merupakan pemborosan uang negara.

“Saya kira itu sebuah pemborosan besar. Inilah lemahnya siatem pengawasan di DPR, sehingga banyak terjadi potensi mark up,” kata Peneliti Hukum dan Politik Anggaran Indonesia Budget Center (IBC), Roy Salam, kepada detikcom, Jumat (22/1/2010).

Sebelumnya, Ketua DPR Marzuki Alie menyatakan, harga komputer itu masih simpang siur, ada yang bilang Rp 15 juta, ada yang bilang Rp 20 juta. Yang jelas, komputer itu sudah ada di meja masing-masing anggota.

Dalam dokumen yang diperoleh Roy, total komputer yang diadakan Sekretariat Jenderal DPR tersebut berjumlah 687 unit dengan anggaran sebesar Rp 11,03 miliar. Dana itu merupakan anggaran definitif Setjen tahun 2009.

Dijelaskan Roy, harga personal computer (PC) dengan spesifikasi tercangggih saat ini paling-paling hanya Rp 5 juta. Jadi menurutnya ada pembengkakan dana sebesar Rp 11 juta per unitnya.

“Rp 11 juta kalikan saja dengan 687 sudah berapa? Itu adalah pembengkakan yang luar biasa,” terangnya.

Lagi pula, lanjut Roy, kerja-kerja di ruangan anggota DPR tidak memerlukan komputer dengan teknologi canggih. Seorang sekretaris anggota Dewan hanya memakai komputer untuk mengetik, membuat jadwal, membuat presentasi, dan mencari materi melalui internet.

“Dan kadang cuma digunakan untuk chatting saja,” sindir Roy.

Roy berpendapat, daripada membeli yang baru sebaiknya Setjen meng-upgrade komputer lama yang masih bisa dipakai. Dengan begitu, uang yang dikeluarkan cuma untuk biaya pemeliharaan dan itu jauh lebih ringan.

“Jadi hal-hal seperti ini harus diperhatikan BPK untuk mengudit serius anggaran di DPR. Karena setahu saya BPK sering tidak memberi audit yang komprehensif, sehingga seringkali kejadian yang sama selalu berulang,” tandasnya. (irw/nrl)

~~~
Jumat, 22/01/2010 11:35 WIB
Komputer Anggota DPR Cocok untuk ‘Main-main’
Trisno Heriyanto – detikNews


<!–

–> Jakarta – Seperangkat komputer Dell Studio One yang diterima anggota DPR sepertinya terlalu mewah untuk para wakil rakyat itu. Pasalnya dari spesifikasi yang ditawarkan, komputer tersebut lebih cocok untuk bermain ketimbang bekerja.

Namun apa daya, jajaran komputer mewah tersebut telah sampai di atas meja para anggota dewan. Hanya saja, kehadirannya patut dipertanyakan. Sebab, selain memiliki harga yang tinggi, komputer ini juga memiliki spesifikasi yang berlebihan untuk para anggoa DPR.

Merujuk pada situs resmi Dell, Seri Studio One memiliki spesikasi sebagai berikut:

Pilihan Prosesor:

* Intel® Pentium® Dual Core (5200, 5400)
* Intel® Core 2 Duo (E7500, 8400)
* Intel® Quad Core (Q8200)

Pilihan Operasi Sistem:

* Genuine Windows® 7 Home Premium 64-Bit
* Genuine Windows® 7 Professional 64-Bit
* Genuine Windows Vista® Home Basic SP1 32-Bit

Pilihan Kapasitas Memory:

* 2GB2 Dual-Channel DDR2 SDRAM3 at 800 MHz – 2 DIMMS
* 3GB2 Dual-Channel DDR2 SDRAM3 at 800MHz – 2 DIMMS
* 4GB4 Dual-Channel DDR2 SDRAM3 at 800MHz – 2 DIMMs

Pilihan Kapasitas Hardisk:

* 320GB5 – 7200RPM, SATA 3.0Gb/s, 16MB Cache
* 500GB5 – 7200RPM, SATA 3.0Gb/s, 16MB Cache
* 750GB – 7200RPM, SATA 3.0Gb/s, 16MB Cache

Pilihan Drive optikal:

* DVD Writer
* Blu-Ray Combo drive

Kartu grafis:

* Kartu grafis onboard dengan dukungan High-Definition
* Kartu grafis add-on dengan Chip Nvidia atau ATI

Monitor:

* 18.5″ 16:9 WXSGA, CCFL (1366x 768)

Wireless Keyboard & Mouse

7-in-1 Media Card Reader

Nah, jika menilik dari spesifikasi yang ditawarkan, komputer tersebut lebih cocok untuk ‘bermain’ seperti menonton film ataupun bermain game ringan ketimbang melakukan pekerjaan kantoran.

Meski tidak dipungkiri, komputer tersebut juga memiliki versi low-end yang bisa digunakan untuk kegiatan kantoran. Hanya saja, harga yang dibanderol tidak semahal yang dianggarkan anggota DPR (Rp 16 juta), namun cuma dijual seharga US$ 699 atau sekitar Rp 6,8 juta!

(eno/ash)

~~~
Jumat, 22/01/2010 11:45 WIB

1 Desa 1 PC Sulit, PC Mewah DPR Kok Lancar?
Fransiska Ari Wahyu – detikinet


Rapat DPR (detik)

Jakarta – Ironis memang apa yang yang terjadi di negara kita tercinta ini. Di saat masih banyak masyarakat yang bermimpi bersentuhan langsung dengan komputer, anggota dewan dengan pongah menimang komputer yang konon harganya Rp 16 juta.

Fasilitas komputer super mahal yang diperoleh para anggota dewan ini tentu mengoyak hati masyarakat yang memilih mereka.

Seperti kita ketahui, saat ini masih banyak masyarakat Tanah Air yang belum tersentuh teknologi. Mereka baru sebatas menerima janji-janji manis dari orang-orang yang ‘di atas’.

Salah satu mimpi yang ditiupkan pemerintah adalah pengadaan program Desa Pinter, yakni program bagi 100 desa terpilih yang dijanjikan bakal bisa menikmati akses internet.

100 desa ini sengaja didahulukan Depkominfo demi menyukseskan program 100 hari yang diusung Menkominfo Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, Tifatul Sembiring. Mantan presiden PKS itu menargetkan dalam tiga bulan pertamanya menjabat, 100 desa masing-masing akan memiliki satu komputer. Namun, belum seluruh desa yang menjadi target sudah tersentuh program itu.

Bisa dibayangkan, 1 komputer untuk satu desa. Tentunya warga mesti berdesak-desakan demi bisa ‘menyentuh’ barang yang bagi mereka ‘wah’ itu. Di sisi lain, para anggota dewan yang katanya wakil rakyat difasilitasi dengan komputer yang mewah nan mahal.

Seandainya saja anggota dewan, yang notabene dipilih oleh rakyat, mau sedikit bersikap rendah hati, melongok ke bawah, tentunya mereka tidak akan tega menyakiti masyarakat dan memilih menggunakan komputer biasa yang sudah bisa mengakomodasi kebutuhan mereka.

Mari sejenak berhitung, jika 1 anggota dewan mendapat jatah komputer seharga Rp 16 juta, dengan nominal sebesar itu, bisa diperoleh 3 unit komputer dengan perkiraan harga Rp 5 juta per unit. Ini artinya bisa menjawab kebutuhan 3 desa yang berarti akan lebih banyak masyarakat melek teknologi.

Entah apa sebenarnya yang dikerjakan para anggota DPR sehingga membutuhkan komputer yang mewah tersebut. Sebab sepertinya dengan komputer seharga Rp 5 juta pun kebutuhan anggota dewan untuk sekadar mengetik dokumen, chatting, memuaskan hasrat berselancar di internet sudah cukup terakomodir. ( faw / wsh )

~~~
Jumat, 22/01/2010 15:42 WIB

Sudah Mahal, PC Anggota Dewan Ternyata Usang
Trisno Heriyanto – detikinet


Rapat DPR (detik)

Jakarta – Ironis benar memang, komputer dewan yang telah dibeli seharga belasan juta ternyata sudah memasuki tahap End of Life (EOL) alias usang.

Para anggota DPR telah mendapatkan komputer yang cukup mewah guna menunjang aktivitas mereka. Namun ternyata, komputer dengan seri Studio One dari Dell itu merupakan jajaran produk yang sudah lawas.

Hal ini diutarakan oleh Marketing Manager, Consumer Bussiness Dell Indonesia, Willy Hendrajudo. Menurut Willy, seri Studio One itu sudah memasuki masa akhir atau End of Life (EOL).

“Seri Studio One itu sudah lama sekali, dan kini sudah memasuki masa EOL dan akan segera digantikan dengan versi terbaru yakni Inspiron One,” ujar Willy kepada detikINET, Jumat, (22/1/2010).

Hal tersebut tentunya akan mengkandaskan harapan Sekjen DPR, Nining Indra Saleh. Menurut Nining komputer berharga belasan juta sengaja dipilih agar tidak ketinggalan zaman.

“Supaya selama 5 tahun, saya tidak pusing-pusing ada komplain. Agar tidak ketinggalan teknologi dalam 5 tahun ke depan,” ujar Nining.

Namun Dell mengatakan tidak tahu pasti spesifikasi Studio One yang dimiliki oleh wakil rakyat itu. “Saya tidak tahu pasti spesifikasinya, karena untuk komersial biasanya perusahaan menetapkan sendiri spesifikasi yang diminta,” pungkas Willy. ( eno / wsh )

>Uang Nasabah Bank Hilang Misterius

>Rabu, 20/01/2010 13:24 WIB
Pencuri Nasabah BCA Berteknologi Canggih, Uang Hilang Tiap 20 Detik
Gede Suardana – detikNews


Jakarta – Pencuri uang nasabah BCA diduga memiliki jaringan atau peralatan canggih. Uang seorang nasabah hilang setiap 20 detik dan itu dari sejumlah ATM yang tersebar di Bali secara simultan.

Seorang nasabah BCA Kuta yang tidak mau disebut namanya menceritakan kepada detikcom, Rabu (20/1/2010). Setelah uangnya hilang dia minta penjelasan ke BCA kapan dan bagaimana uangnya hilang.

Dari pelacakan BCA hari Senin (18/1/2010), pada Sabtu (16/1/2010) dia kehilangan Rp 75 juta. Rinciannya, 1 transaksi Rp 5 juta, 6 transaksi masing-masing Rp 10 juta dan 5 transaksi masing-masing Rp 2 juta, total Rp 75 juta.

Pada Minggu (17/1/2010) kembali dia kehilangan uang Rp 70 juta, sebuah transaksi bahkan terjadi pukul 04.00 Wita dini hari. Transaksi tercatat di sejumlah ATM seperti di Waterboom Kartika Plaza, Glory Restaurant dan Teuku Umar.

“Setiap transaksi terjadi dalam jeda 20 detik tapi di sejumlah ATM yang tersebar itu sekaligus. Cepat sekali berpindahnya, Mas. Saya ragu pelaku sungguh ada di depan ATM,” kata korban yang sudah mengadukan kasusnya ke polisi ini.

Dia menjelaskan dia memakai kartu ATM BCA Platinum dengan limit pengambilan uang Rp 75 juta per hari. Kartu ini juga masuk dalam jaringan Cirrus. Dia pun selalu memakai mobile banking dan tidak pernah memakai ATM.

Sementara transaksi misterius itu tercatat sebagai transaksi ATM Interchange atau transfer non tunai. Bahkan ada transaksi dengan jumlah ganjil yaitu Rp 9.827.520.

“Apa uang saya diambil dalam US Dollar? Jadi angka rupiahnya aneh,” kata dia.
(fay/nrl)

~~~
Rabu, 20/01/2010 12:40 WIB
Uang Nasabah BCA Kuta Raib
Uang Nasabah BNI dan Bank Permata di Bali Juga Raib
Laurencius Simanjuntak – detikNews


foto: ilustrasi/dok.dtc

Jakarta – Misteri hilangnya dana dari rekening nasabah tidak hanya terjadi di BCA. Kejadian ini juga menimpa nasabah Bank Permata dan Bank BNI, yang semuanya berada di Bali. Dari ketiga bank itu, total nasabah yang dirugikan mencapai 12 orang.

“Ada yang kehilangan Rp 6 juta, ada yang Rp 8 juta. Tidak sampai ratusan jutalah,” ungkap Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Ito Sumardi, Rabu (20/1/2010).

Kepada wartawan yang mencegatnya di sela peresmian program “Zero Narkoba” di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, dia menyatakan sejauh ini ada 12 orang nasabah yang melaporkan kasus kehilangan uang dari rekeningnya. Langkah awal untuk penyelidikan kasus tersebut juga sudah diambil.

“Saya sudah telepon Kapolda Bali, minta agar Bank BNI dan Bank Permata melakukan audit menajemen sistem keamanan. Kita mintakan pertanggungjawaban berupa memberi perlindungan pada nasabah,” ujar Ito.

Mengingat kejadiannya ada di 3 bank yang berbeda, maka ada kemungkinan kasus serupa menimpa nasabah di bank-bank dan daerah lain. Sebagai langkah antisipasi, Mabes Polri akan mengadakan pertemuan khusus dengan para petinggi sistem keamanan bank.

“Ini memanfaatkan kelemahan sistem keamanan dan tidak tertup kemungkinan ini terjadi ke bank lain. Kita panggil pihak bank, Kadiv Humas akan sampaikan ke Perbanas,” pungkas Ito. (lh/nrl)

~~~
Rabu, 20/01/2010 08:19 WIB
Uang Nasabah BCA Raib
Penarikan Uang Diduga Dilakukan di ATM Non-BCA
Rachmadin Ismail – detikNews


Jakarta – Tidak hanya di Bali, kasus hilangnya uang nasabah BCA juga terjadi di Jakarta. Pada tanggal 18 Januari lalu, seorang nasabah hilang uangnya tanpa ada transaksi. Penarikan uang diduga dilakukan di ATM yang digunakan bersama-sama bank lain. BCA tercatat tergabung dalam jaringan ATM Prima dan Cirrus.

“Saya kira penarikan bukan dari bukan ATM BCA, tapi di ATM yang dipakai bersama, karena ada biaya Rp 25 ribu,” kata seorang nasabah yang enggan disebutkan namanya, lewat telepon, Rabu (20/1/2010).

Jumlah uang yang hilang mencapai Rp 4,3 juta. Uang tersebut ditarik di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta.

Nasabah tersebut juga mengaku tidak pernah melakukan penarikan di ATM yang dipakai bersama-sama sebelumnya. Ia juga tidak melakukan transaksi ATM sejak tanggal 11 Januari.

“Tapi kenapa bisa ada transaksi pada tanggal 18? ATM masih ada di saya dan saya nggak ke mana-mana,” jelasnya.

Pihak BCA saat dilapori tentang kejadian ini mengaku masih melakukan pemeriksaan. Informasi lengkap baru akan diperoleh nasabah ini setelah 10 hari.

“Penjelasan dari HaloBCA, minta waktu 10 hari. Kalau dari cabang minta 14 hari untuk referensi. Saya sih belum mau lapor polisi. Saya akan menunggu apakah mereka mau mengganti,” tutupnya.

Sebelumnya, para nasabah BCA di Kuta dan Denpasar mengadu ke polisi. Uang di rekening mereka berkurang padahal mereka tidak pernah bertransaksi.

Uang nasabah yang lenyap antara Rp 1 juta hingga Rp 5 juta. Lenyapnya uang nasabah diduga terjadi secara serentak, hanya dalam rentang waktu antara 16-19 Januari 2010.

Pihak BCA saat dikonfirmasi mengaku masih melakukan pengecekan pada unit yang menangani kasus ini. Belum ada penjelasan lebih lanjut dari kepolisian. (mad/nrl)

~~~

Rabu, 20/01/2010 13:49 WIB
Uang Curian Nasabah BCA Kuta Numpang Lewat di Banyak Rekening
Gede Suardana – detikNews


Dok. detikfinance

Denpasar – Pencuri uang nasabah BCA Kuta sungguh cerdik seperti kisah perampokan film Hollywood. Selain punya cara yang canggih, pencuri pun pandai menutup jejak. Uang curiannya numpang lewat ke banyak rekening nasabah BCA, termasuk ke tukang bengkel.

Seorang nasabah BCA Kuta bercerita kepada detikcom, Rabu (20/1/2010). Dia kehilangan uang Rp 15 juta pada Minggu (17/1/2010) kemarin.

Dari penelusuran bank pada Senin (18/1/2010), didapati uangnya numpang lewat ke sejumlah rekening nasabah BCA yang tidak dia kenal. Uangnya mampir sebentar terus berpindah lagi ke rekening orang lain. Orang-orang yang ketumpangan kiriman ini, tabungannya terpotong karena dikenai biaya transfer.

“Orang-orang ini pun ternyata mengadu ke BCA,” kata korban yang sudah mengadukan kasusnya ke Polsek Kuta ini.

Pada hari Senin pagi itu, lanjut dia, ada dua kelompok nasabah yang mengadu. Mereka yang uangnya hilang dan mereka yang uangnya berkurang sedikit karena terkena biaya transfer, padahal tidak mentransfer uang.

“Kita semua kebetulan jadi ketemu di bank hari itu. Ada tukang bengkel segala macam. Mereka dirugikan biaya transfer padahal nggak transfer uang. Jadi uang saya pindah ke mereka terus pindah lagi ke orang lain,” jelas dia.

(fay/nrl)

~~~
Rabu, 20/01/2010 14:05 WIB
Uang Nasabah Hilang Misterius
Dari Toronto ke Denpasar, Lalu ke Jakarta?
Luhur Hertanto – detikNews


foto: ilustrasi/dok.dtc

Jakarta – Meski baru dilaporkan terjadi di Bali, misteri lenyapnya dana nasabah 3 bank di Bali membuat gempar kalangan perbankan Indonesia. Mereka kaget kasus yang diduga pertama kali terjadi di Toronto, Kanada, itu sedemikian cepat sampai di Indonesia.

“Kejadian pertama di sekitar Oktober-Desember tahun lalu di Toronto. Sekarang sudah di Bali, bisa saja cepat sampai ke Jakarta,” ujar seorang petinggi bank BUMN kepada detikcom, Rabu (20/1/2010).

Pria yang minta identitasnya dirahasiakan ini, sebelumnya menjabarkan modus operandi komplotan pembobol rekening dana nasabah bank di Toronto, Kanada. Tidak terlalu canggih tapi cukup licin, yaitu ‘mengintip’ nomor PIN ATM lalu membuat kartu ATM palsu.

“Mengintipnya dari kamera di bilik ATM, dari situ kan bisa dilihat jari tangan larinya ke mana saat menekan nomor PIN. Kameranya sangat kecil, beberapa jam sekali ada orang yang ambil rekamannya,” sambungnya.

Setelah nomor PIN didapat, komplotan kemudian membuat kartu ATM asli tapi palsu. Kartu ATM palsu itu yang kemudian oleh komplotan digunakan untuk melakukan tranfer dari rekening korban ke korban-korban lainnya sebelum pada akhirnya dana tersebut diambil.

“Uangnya dipindah-pindahkan dulu dari satu rekening ke rekening lain. Jadi bukan cuma satu nomor PIN yang diincar, tapi banyak nasabah sekaligus dan semuanya adalah korban,” jelasnya.

Untuk melicinkan aksi transfer uang, maka transfer rekening tidak selalu di bank yang sama. Fasilitas jaringan ATM bersama yang dimanfaatkan benar oleh komplotan pembobol dan tidak jarang rekening sasarannya adalah milik warga negara asing.

“Untuk di Bali kan kejadiannya di ATM yang terletak di Sanur dan Kuta. Di situ banyak turis asing, mereka banyak juga yang jadi korban,” pungkasnya.

Statemen resmi BCA sebelumnya menyatakan bahwa pencurian uang nasabah di Bali terjadi akibat pengintipann PIN oleh orang yang tidak berhak, saat nasabah melakukan transaksi di ATM BCA di Bali beberapa waktu lalu.

Seorang nasabah korban pencurian mengatakan, pergerakan uang yang dicuri dari rekeningnya sangat cepat. Pencuri memindahkan uangnya tiap 20 detik dari ATM yang berbeda-beda. (lh/iy)

~~~
Rabu, 20/01/2010 11:52 WIB
Uang Simpanan Raib
Kartu ATM Nasabah BCA Kemungkinan Diduplikasi
Ardhi Suryadhi – detikinet


Ilustrasi (Ist.)

JakartaRaibnya dana jutaan rupiah dari rekening sejumlah nasabah BCA di Bali dinilai sebagai modus pembobolan konvensional. Caranya dengan menduplikasi kartu ATM yang diawali dengan aksi pencurian informasi dari kartu si pemilik.

M. Salahuddien, Wakil Ketua Indonesia Security Incident Responses Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII) menjelaskan, dari informasi yang ia peroleh dari pihak kepolisian, kasus ini kemungkinan terjadi lantaran aksi skimming yaitu metode pencurian informasi yang didapat dari kartu ATM.

Cara skimming sendiri bisa dilakukan dengan memasang alat Electronic Data Capture (EDC) di mulut mesin ATM. “Kemungkinan lain, skimming tidak terjadi di mesin ATM karena BCA terkenal sangat ketat menjaga ATM-nya. Jadi bisa terjadi di tempat-tempat belanja,” tukas pria yang biasa disapa Didin Pataka ini.

Beberapa tahun yang lalu, lanjut Didin, skimming sempat terungkap di Surabaya. Sejumlah tempat belanja memasang alat skimming ini pada mesin EDC yang resmi atau memasang perangkat splitter pada saluran komunikasi mesin EDC dan dihubungkan ke komputer pelaku, sehingga semua packet data yang lewat di-sniff oleh software cracking data EDC tertentu yang ada di komputer pelaku.

Nah, setelah data dipegang pelaku, selanjutnya digandakan ke kartu ATM bodong. “Alat untuk skimming ini banyak dijual di pasaran harganya sangat murah terutama produk China, ada yg di bawah Rp 500 ribu, sudah termasuk software untuk membaca data kartu ATM dan alatnya punya kemampuan menulis ke kartu bodong, pelaku cukup mencari bahan baku kartu ATM kosong,” jelasnya kepada detikINET, Rabu (20/1/2010).

Kasus skimming biasanya terjadi pada jenis kartu magnetic stripe. Entah kalau saat kejadian itu BCA masih menggunakan kartu ATM jenis magnetic stripe atau tidak. Tapi kalau di Jepang, semua mesin ATM sudah menolak kartu non-chip.

“Meski demikian kartu chip juga bisa digandakan, cuma perlu alat skimming yang lebih canggih dan masih mahal harganya,” Didin menandaskan.
( ash / wsh )

~~~
Rabu, 20/01/2010 14:30 WIB

Begini Cara Penjahat ‘Mengintip’ Kartu ATM
Wicak Hidayat – detikinet


Alat Skimming (snopes.com/ist.)

Jakarta – Modus skimming kerap digunakan oleh pelaku kejahatan dalam membobol kartu ATM nasabah bank tertentu. Modus ini yang diduga dilakukan oleh sekelompok penjahat cyber di Bali yang akhirnya menghasilkan bobolnya ratusan juta uang nasabah BCA.

Modus tersebut diduga sudah ada sejak masa-masa awal kartu ATM mulai populer. Meskipun metodenya di masa lalu mungkin relatif sederhana dibanding metode saat ini.

Skimming bisa terjadi karena informasi yang tersimpan secara magnetis pada kartu ATM. Informasi ini dibajak oleh perangkat khusus untuk kemudian disalin pada kartu ‘bodong’.

Pelaku juga butuh mengetahui Personal Identification Number (PIN) korban untuk bisa memanfaatkan kartu palsu tersebut. Cara paling ‘mudah’ untuk mendapatkan PIN ini adalah dengan mengintip dari balik bahu nasabah saat bertransaksi atau menggunakan kamera perekam.

Berikut adalah beberapa informasi soal skimming yang dikumpulkan detikINET dari beberapa sumber, Rabu (20/1/2010):

  • Skimming bisa dilakukan dengan memasang alat tambahan (electronic data capture) pada ‘mulut’ mesin ATM.
  • Alat itu akan mengirimkan data ke pelaku secara nirkabel atau menyimpan data pada media penyimpanan tertentu.
  • Di AS, skimming bahkan pernah dilakukan dengan memasang mesin ATM palsu.
  • Pelaku juga ‘melengkapi’ modus ini dengan kamera atau alat perekam lain untuk mendapatkan nomor PIN nasabah.
  • Biasanya pelaku memasang alat skimming pada larut malam dan/atau di lokasi sepi
  • Biasanya skimming dipasang hanya pada untuk sementara waktu (beberapa jam saja)
  • Skimming juga bisa dilakukan di luar ATM, misalnya lewat oknum di tempat belanja atau restoran.

Bagaimana menghindari Skimming?

  • Kenali mesin ATM yang digunakan dengan baik.
  • Kalau bisa, gunakan ATM di lokasi yang sama sesering mungkin sehingga akan terlihat jika terjadi perubahan.
  • Perhatikan bila ada hal aneh pada mesin ATM seperti goresan, bercak, selotip, bekas lem dan hal-hal mencurigakan lainnya.
  • Jika menemukan perubahan atau keganjilan pada ATM, laporkan pada pihak Bank dan tunda/jangan lakukan transaksi.
  • Upayakan untuk mengakses ATM yang ada di dalam bank atau di lokasi yang ramai dan terang untuk meminimalisir risiko.
  • Untuk penggunaan kartu di luar ATM (pada tempat belanja atau restoran) selalu perhatikan apa yang dilakukan petugas pada kartu dan tanyakan jika ada perilaku yang aneh.
  • Jika digunakan saat berbelanja, kartu harusnya hanya digesekkan pada mesin resmi dan mesin kasir, tanyakan pada petugas bila menggesekkan kartu ke alat lain (terutama jika alat itu ada di tempat tersembunyi seperti di balik meja).

( wsh / wsh )

~~~
Rabu, 20/01/2010 16:13 WIB
Rekening Nasabah BCA Dibobol
Pembobolan Dana Nasabah BCA Didalangi Orang Rusia
Ardhi Suryadhi – detikNews


BCA Kuta (foto: G. Suardana/detikcom)

<!–

–> Jakarta – Raibnya jutaan dana sejumlah nasabah BCA di Bali sama dengan modus pembobolan di Jakarta. Komplotan ini diotaki orang Rusia. Pelaku yang berjumlah dua orang tersebut membiayai dan meminjamkan alat-alat yang digunakan pelaku di Indonesia untuk beraksi di Jakarta dan Bali.

“Saat ini orang Rusia tersebut bermukim di Toronto, Kanada, dan berumur di kisaran 50 tahunan,” ujar Ruby Alamsyah, analis digital forensik yang ikut mendampingi kepolisian mengusut kasus ini.

Sementara orang Indonesia yang beraksi di Jakarta dan Bali, lanjutnya, cuma dimanfaatkan jadi kaki tangannya. “Si orang Rusia yang membiayai, mengotaki dan memberikan belasan alat skimmer (untuk mencuri identitas di kartu ATM),” tukas Ruby kepada detikcom, Rabu (20/1/2010).

Dari data yang dicuri tersebut lalu dimasukkan ke dalam kartu ATM bodong, untuk kemudian bisa digunakan untuk menarik dana di sejumlah tempat.

Kepolisian sendiri saat ini sudah menangkap kaki tangan si orang Rusia yang berjumlah 6 orang. Mereka beraksi di Jakarta dan kasusnya sekarang sudah dilimpahkan ke kejaksaan.

Sementara kasus dengan modus sama yang terjadi di Bali beberapa hari ini juga diduga kuat terjadi dengan kasus yang terungkap di Jakarta pada Oktober 2009 lalu tersebut.

“Sebab modus dan cara kerja yang digunakan sama. Mereka sama-sama menggunakan alat skimmer dan kamera. Alat-alat ini yang dipinjamkan orang Rusia tersebut,” pungkas Ruby.

Kasus pembobolan rekening bank di Bali memang penuh misteri. Selain nasabah BCA, sejumlah nasabah bank lainnya, seperti BNI dan Bank Permata juga dibobol. Bahkan, ada nasabah yang mengaku tak pernah bertransaksi lewat ATM. Namun, dalam print out diketahui ada pembobolan rekeningnya melalui ATM.

(ash/asy)

~~~
Rabu, 20/01/2010 17:09 WIB

Kartu ATM yang Dibobol Bisa Dipakai di Luar Negeri
Ardhi Suryadhi – detikinet


Ilustrasi (ash/inet)

Jakarta – Data yang dicuri dari nasabah bank BCA tak serta merta langsung digunakan pelaku untuk menjalankan aksinya. Orang Rusia yang menjadi otak kejahatan ini sebelumnya ‘memagari’ alias mengenkripsi data nasabah yang dicuri.

Ruby Alamsyah, analis digital forensik yang ikut mendampingi kepolisian mengusut kasus ini menjelaskan, untuk membobol rekening nasabah, pelaku menggunakan alat skimmer (pencuri informasi di kartu ATM atau kartu kredit). Dari data tersebut kemudian dimasukkan ke dalam kartu bodong.

“Cuma untuk kasus yang didalangi orang Rusia ini di Jakarta dan Bali, pelaku di Jakarta setelah dapat data yang dicuri tidak langsung menggunakannya. Tapi dikirimkan dulu ke Toronto, Kanada, tempat orang Rusia itu tinggal untuk dienkripsi,” tuturnya kepada detikINET, Rabu (20/1/2010).

Selain itu, data nasabah curian yang dikirimkan dari Indonesia juga tak semuanya dikembalikan. Misalnya, anak buahnya di Indonesia telah mengumpulkan 1.000 dana nasabah, setelah dienkripsi paling datanya dikembalikan 500 data.

Nah, nanti sisanya itu bisa dipergunakan di tempat lain seperti di Toronto, Kanada. Makanya, di dalam histori di buku nasabah yang jadi korban ada keterangan dikenai biaya tambahan Rp 25.000. Itu karena dipakai di Toronto dari jaringan Cirus, yang telah memiliki kerja sama dengan BCA,” papar Ruby.

( ash / wsh )

~~~
Kamis, 21/01/2010 08:47 WIB
Pembobolan Dana Nasabah
Kenali Skimmer di Mulut ATM
Nurul Hidayati – detikNews


krebsonsecurity.com


Jakarta
– Skimmer, alat pencuri data nasabah yang dipasang di mulut ATM, menjadi beken pasca terkuaknya kasus pencurian dana nasabah BCA dan 5 bank lainnya di Bali. Alat ini dibuat sedemikian rupa sehingga terlihat rapi dan nasabah awam akan menganggapnya tidak ada yang ganjil.

Gambar di atas adalah salah satu alat skimmer yang disebut “contoh yang sempurna” dalam artikel di http://www.krebsonsecurity.com. Gambar pertama menunjukkan mulut/slot untuk keluar masuk kartu ATM yang asli. Gambar kedua adalah alat tambahan (electronic data capture) alias skimmer.

Gambar ketiga adalah wujud skimmer yang dipisahkan dari slot asli. Gambar keempat, setelah kedua alat ini disatukan, terlihat sempurna bukan? Orang awam tentu tidak akan ngeh.

Skimmer di atas ditemukan di ATM Citibank di Woodland Hills, California, AS, pada 6 Desember 2009.

Ketika seorang nasabah memasukkan kartu ATM-nya di slot, data di kartu nasabah langsung terekam. Skimmer ini juga dilengkapi kamera mikro guna merekam gerak-gerik jemari nasabah saat memencet PIN.

Ketika data nasabah dan PIN telah dikantungi, pencuri segera membuat kartu bodong. Data nasabah yang telah didapat dimasukkan ke dalamnya dan berbekal PIN yang telah dipelajari, terjadilah upaya pembobolan rekening tersebut.

Semalam, Kapoltabes Denpasar Kombes Pol Gede Alit Widana telah menemukan alat skimmer itu di sebuah mesin ATM. Bagaimana bentuk skimmer tersebut, apakah sama seperti gambar di atas, Gede akan memperlihatkannya hari ini.

Menurut Gede, alat ini dipasang di mulut ATM. Kemudian, dipasang kamera kecil tak jauh dari mesin ATM tersebut. Sementara tak jauh dari lokasi tersebut pelaku memantau transaksi nasabah via laptop.

“Nanti kita akan mengundang kepala bank di Bali. Alat ini akan kita demokan di depan mereka sehingga mereka bisa mengetahui modus operandi pelaku dan pola antisipasinya,” paparnya.

Skimmer ini bisa ditangkis dengan alat anti-skimmer. Menurut ahli forensik digital, Ruby Alamsyah, sejumlah ATM di Indonesia telah dipasangi alat anti-skimmer. Hanya saja jumlahnya baru sedikit.

Bagaimana menghindari Skimming?

  • Kenali mesin ATM yang digunakan dengan baik.
  • Kalau bisa, gunakan ATM di lokasi yang sama sesering mungkin sehingga akan terlihat jika terjadi perubahan.
  • Perhatikan bila ada hal aneh pada mesin ATM seperti goresan, bercak, selotip, bekas lem dan hal-hal mencurigakan lainnya.
  • Jika menemukan perubahan atau keganjilan pada ATM, laporkan pada pihak Bank dan tunda/jangan lakukan transaksi.
  • Upayakan untuk mengakses ATM yang ada di dalam bank atau di lokasi yang ramai dan terang untuk meminimalisir risiko.
  • Untuk penggunaan kartu di luar ATM (pada tempat belanja atau restoran) selalu perhatikan apa yang dilakukan petugas pada kartu dan tanyakan jika ada perilaku yang aneh.
  • Jika digunakan saat berbelanja, kartu harusnya hanya digesekkan pada mesin resmi dan mesin kasir, tanyakan pada petugas bila menggesekkan kartu ke alat lain (terutama jika alat itu ada di tempat tersembunyi seperti di balik meja).

(nrl/anw)

~~~
Kamis, 21/01/2010 10:33 WIB
Menangkap Pemasang Skimmer Lewat CCTV
Nurul Hidayati – detikNews


Penjahat pasang skimmer (Fox5)


Jakarta
– Skimming, kejahatan pencurian data nasabah dengan memasang alat tambahan di mulut ATM atau mesin pembayaran, adalah masalah serius yang menyebar merata di dunia. Pelaku kejahatan ini lebih mudah tepergok bila kamera CCTV milik bank yang dipasang di bilik ATM beroperasi sempurna.

Seperti yang terjadi di Las Vegas, AS, pekan ini. Sepasang pria dan wanita tertangkap kamera sedang memasang sebuah alat pencuri data nasabah di sebuah mesin ATM pada Selasa 19 Januari lalu seperti dilansir media FOX5.

Sejumlah foto yang dirilis FOX5 menunjukkan pasangan itu menggunakan ATM dua kali pada hari yang sama. Si pria terlihat mengutak-atik sesuatu di depan mesin, sedangkan si wanita tengok kiri kanan, mengawasi kalau-kalau ada nasabah lain masuk ke bilik ATM. Pasangan itu hingga kini masih diburu.

Di Florida, seorang pria juga terekam beberapa kali memasang skimmer. Pertama pria itu memasang alat itu di ATM SunTrust Bank pada 24 November 2009, lalu di ATM berbeda pada 27 November, lalu 12 Desember. Meski kamera menangkap sosoknya, namun bukan perkara mudah untuk menangkapnya.

Di Jakarta, polisi setidaknya telah menahan 6 orang tersangka skimmer. Mereka adalah kaki tangan orang Rusia yang menetap di Toronto, Kanada. Orang Rusia ini membiayai dan meminjamkan belasan alat skimmer pada kaki tangannya. Diduga, bandit yang beroperasi di Bali, yang salah satunya membobol rekening nasabah BCA Rp 147 juta, terkait dengan jaringan ini. Belum diketahui bagaimana mereka dibekuk, apakah juga berkat jasa kamera CCTV, mengingat tak semua bilik ATM di Indonesia terdapat fasilitas tersebut.

Pakar keamanan jaringan Budi Rahardjo menyatakan, guna mengantisipasi skimming, selain pihak bank harus meningkatkan sistem keamanannya, nasabah juga jangan sampai lalai. Misalnya dengan tidak membuang slip transaksi sembarangan atau menitipkan kartu ATM pada orang lain.

Agar aman dari kejahatan skimming, nasabah juga harus memperhatikan baik-baik mesin ATM sebelum menggesek. Jika ada yang mencurigakan, seperti bekas tambalan lem atau isolasi, atau ada kabel yang terlihat, batalkan transaksi.

Hati-hati bila ada stiker tertempel, antara lain bertuliskan “scan di sini lebih dulu” atau “jangan dirusak”. Stiker ini lazimnya dipasang penipu untuk mengalihkan perhatian dari alat tambahan yang mereka pasang.

Jangan pakai ATM bila ada seseorang menawarkan bantuan. Pemasang skimmer sering kali berperan sebagai nasabah atau mengaku teknisi mesin yang bertugas membantu nasabah.

Hati-hati pada mesin ATM yang sedang mengalami kerusakan yang “memaksa” nasabah untuk menggunakan ATM tertentu lainnya yang bisa jadi telah dipasangi alat skimmer.
(nrl/iy)

~~~~
Kamis, 21/01/2010 09:15 WIB

4 Modus Pembobolan Dana Nasabah Bank

Achmad Rouzni Noor II – detikinet


Ilustrasi (Ist.)

Jakarta – Ada beberapa modus terkait dengan bobolnya dana nasabah bank yang sering terjadi belakangan ini. Berdasarkan analisa, ada empat kemungkinan modus operandi di belakangnya yang memungkinkan keterlibatan orang dalam bank.

Pertama, penipuan melalui SMS. Dimana dikatakan penerima SMS menerima hadiah undian dan diminta segera menghubungi pengirim SMS. Pengirim SMS biasanya membawa-bawa nama operator telekomunikasi.

“Meski, dari nomor pengirim ternyata nomor individu yang berasal dari kartu prabayar. Pelaku kejahatan biasanya meminta penerima SMS mengirim sejumlah dana ke pelaku melalui ATM,” demikian analisa pengamat teknologi komunikasi informasi, Heru Sutadi, kepada detikINET, Kamis (21/1/2010).

Kedua, terjadinya duplikasi kartu ATM. Ini bisa terjadi karena adanya ATM yang disisipi alat untuk membaca ATM konsumen dan adanya spy camera di tempat-tempat ATM. Data konsumen kemudian dikloning, dan ATM palsu itulah yang kemudian dipakai untuk menguras uang nasabah.

Ketiga, terjadinya penggunaan kartu kredit orang lain. Dan keempat, pencurian data melalui internet banking.

“Modus ini bisa dilakukan secara individu, kelompok bahkan sindikat terorganisir. Bukan tidak mungkin pula orang dalam terlibat dalam hal pembocoran data nasabah,” tandas Heru.
( rou / ash )

~~~
Kamis, 21/01/2010 11:55 WIB

Skimmer, Pembobol Seharga Rp 1,5 Juta yang Memusingkan
Ardhi Suryadhi – detikinet


Alat skimmer (ist)


Jakarta
Skimmer, istilah ini dalam sekejap jadi buah bibir di masyarakat lantaran aksi yang ditimbulkannya. Sebab dari alat yang cuma seharga Rp 1,5 juta inilah sejumlah nasabah bank dibuat pusing tujuh keliling, sementara jutaan nasabah lainnya dihantui kekhawatiran.

Skimmer dalam istilah sederhana berarti alat yang bisa digunakan untuk aktivitas pencurian informasi yang dilakukan dari kartu nasabah, baik dari kartu ATM maupun kartu kredit. Dengan memasang alat ini di mulut ATM, pelaku bisa mendapatkan data di kartu nasabah. Kemudian tinggal memasukannya ke dalam kartu ATM bodong. Sementara untuk pin, pelaku menggunakan kamera pengintai mungil.

Ruby Alamsyah, seorang ahli forensik digital memaparkan, meski kemampuan alat ini terbilang canggih namun harga yang dibanderol cukup ‘terjangkau’, yakni cuma Rp 1,5 juta. Dengan harga itu sudah mendapatkan skimmer reader untuk mencuri informasi dari kartu nasabah.

“Namun kalau skimmer set yang lengkap harganya bisa mencapai US$ 1500 (sekitar Rp 15 juta), itu sudah pembaca kartunya, software, kartu ATM bodong, hingga kamera pengintai,” tukasnya kepada detikINET.

Ironisnya, kata Ruby, meski alat ini diketahui sangat berbahaya jika disalahgunakan, namun penjualannya dibebaskan tanpa pengaturan khusus. Di pusat perbelanjan di Jakarta dan Tanggerang pun bisa ditemui.

“Alat ini (skimmer-red.) masih dijual umum untuk kebutuhan tertentu, untuk perbankan atau klub-klub yang ingin membuat kartu anggota misalnya. Bisa segala macam kebutuhan, termasuk untuk disalahgunakan, ” tukasnya.

Namun coba lihat dampak negatif yang bisa ditimbulkannya. Berawal dari segelintir laporan yang masuk soal raibnya simpanan di rekening, kini laporan serupa kian menggurita dan menimbulkan kerugian hingga miliaran.

Telat?

Dituturkan Ruby, di Amerika Serikat sendiri, aksi skimming sudah bukan barang baru. Hanya saja seruan sosialisasi ataupun tindak antisipasi dari perbankan di Negeri Paman Sam sudah kuat.

Nah, hal inilah yang sepertinya kurang diperhatikan kalangan perbankan nasional. Setelah aksi skimming terdengar gaungnya lantaran ramai-ramai disorot media nasional, baru mereka pusing mencari cara penanganan. Telat memang, aksi kejahatan sudah banyak, kerugian sudah menggunung, baru mereka bergerak.

Pun demikian, sejumlah bank bukannya tak mau melakukan antisipasi sebelumnya. Menurut Ruby, saat ini sebenarnya juga sudah ada beberapa bank (BCA dan Mandiri)yang memasang anti skimmer di ATM-nya. Namun, jumlahnya masih sangat sedikit.

Itulah Indonesia, semoga dengan kejadian ini dapat membuat kita lebih baik lagi dan tidak telat melakukan antisipasi. ( ash / faw )

>FM Radio in Jakarta

>

87,60 Hard Rock
88,00 Mustang
88,40 Arief Rahman Hakim (Global Radio)
88,80 RRI Jakarta Pro 3
89,20 Green Radio
89,60 i-Radio
90,00 Elshinta
90,40 Cosmopolitan
90,80 Suara Gema Pembangunan Utama (SP FM)
91,20 RRI Jakarta Pro 1
91,60 Indika Milenia (Indika FM)
92,00 Radio Sonora
92,40 PAS FM
92,80 RRI Jakarta Pro 4
93,20 MD FM (Merpati Dharmawangsa FM)
93,90 MERSI FM
94,30 Garda Asia Bumi (Woman Radio)
94,70 U FM
95,10 KIS FM
95,50 Radio Alaikassalam Sejahtera Jakarta PT.(RAS FM)
95,90 Radio Smartfm Jakarta (PT Smart Media Utama)
96,30 Radio Pelita Kasih (RPK FM)
96,70 Swara Rhadana Dunia (Radio A)
97,10 Radio Dangdut-TPI
97,50 Motion FM
97,90 Radio Kayumanis
97,90 Female Radio
98,30 Radio Cakrawala
98,70 Gen FM
99,10 Delta FM
100,3 Radio El-Gangga
100,6 Radio Heartline
101,0 Jak FM
101,4 Trax FM
101,8 Terik Matahari Bahana Pembangunan PT, Radio Bahana 
102,2 Prambors
102,6 Radio Camajaya 
103,0 Pop FM
103,4 Radio DFM Jakarta (Radio Taman Mini) 
103,8 Pesona FM
104,0 IMAX – Community Radio FM
104,2 MS Tri FM
104,6 Trijaya Shakti, PT FM
105,0 RRI Jakarta Pro 2
105,4 CBB FM
105,8 Ramako Jaya Raya, PT. Lite FM
106,2 Benz Radio
106,6 Radio Muara
107,8 Suara Metro (Polda Metro Jaya)

>Penyadapan Tak Boleh Diperlemah!

>Kamis, 14/01/2010 12:17 WIB
Satgas Tidak Sulit Identifikasikan Mafia Hukum
Hery Winarno – detikNews


Jakarta – Mafia hukum ada di semua institusi penegak hukum. Satgas Pemberantasan Mafia Hukum mengaku tidak kesulitan mengidentifikasikannya karena memiliki modus yang sama.

"Karena modusnya sama di semua level, tidak sulit mengidentifikasi," kata Sekretaris Satgas, Denny Indrayana.

Hal ini disampaikan dia di sela-sela pertemuan dengan aktivis LSM guna meminta masukan terkait dengan pemberantasan mafia hukum. Pertemuan berlangsung di kantor Satgas, Gedung Setneg, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2010).

Menurut dia, modus mafia hukum di Kepolisian, KPK, Kejaksaan, sama yaitu jual beli kewenangan, terutama kewenangan yang memaksa.

"Mereka bisa menetapkan orang menjadi tersangka, bisa menerbitkan SP3, bisa jadikan orang terdakwa, terpidana. Jadi selalu pada level kewenangan yang memaksa yang bisa diperjualbelikan," ujar pria berkacamata ini.

Dikatakan dia, Satgas paling sulit mencari barang bukti mafia hukum. "Yang paling gampang pasti tangkap tangan. Jadi, kalau ada transaksi yang tertangkap tangan itu mudah dengan penyadapan dan sejenisnya," kata dia.

Untuk itu, kata Denny, penyadapan tidak boleh diperlemah.

(aan/nrl)